Kapolda Sumsel Bekali Anggota Untuk Hadapi Masa Pensiun

oleh

PALEMBANG, LENSASRIWIJAYA.COM – Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Eko Indra Heri S mengikuti acara pembukaan pelatihan, keterampilan bagi anggota PNS dan Polri Polda Sumsel, yang akan memasuki masa pensiun dengan tema ‘Dengan Semangat Promoter Mang Pedeka Siap Pensiun Bahagia’ Tahun 2020, di Hotel Aryaduta, Kecamatan Ilir barat 1, Palembang, Rabu (23/9/2020).

Dalam kegiatan tersebut, pihaknya memberikan pembekalan materi, tentang pola pikir dan perencanaan keluarga. Lalu, para anggota akan diajak, berkunjung ke balai pembibitan rule atallah (rumah lele) di Talang Buluh, Kelurahan Sukomoro, Kabupaten Banyuasin. Dilokasi tersebut, akan dikenalkan pembibitan ikan lele dan bagaimana cara pengelolaan ikan lele menjadi bernilai ekonomis.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S mengatakan kegiatan ini untuk mempersiapkan diri memasuki masa pensiun atau purnabakti.

“Pensiun itu pasti akan dihadapi. Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari, untuk menyiapkan psikis diri kita, bahwa kita sebentar lagi akan menghadapi masa pensiun dan kita harus siap untuk itu,” ujarnya.

Dikatakan Kapolda, persiapan pensiun harus dipersiapkan jauh hari, sebelum memasuki masanya.

“Siapkan mental kita, agar kita tidak stress menghadapi masa pensiun. Jangan sampai, ketika kita sudah tidak menjadi anggota Polri lagi, yang biasanya kita dihormati, kemudian setelah pensiun tidak mendapatkan itu lagi, maka kita akan stress, jangan sampai seperti itu,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk itula disaat sedang berada dilingkungan masyarakat hendaklah selalu menjalin silahturahmi, berkumpul dan bergaul kepada masyarakat.

“Ketika ada acara apapun dilingkungan masyarakat sesibuk apapun kita, usahakan untuk hadir agar kita dikenal oleh masyarakat. Tanamkanlah nilai kebaikan sejak dini agar masyarakat pun menyambut hangat kehadiran kita,” imbuhnya.

Lanjutnya, bekal dalam menghadapi pensiun tidak harus satu bidang saja, akan tetapi kalau memiliki hobi atau kegemaran yang bisa dijadikan sebuah kegiatan untuk menopang perekonomian, tentu tidak jadi masalah. (Del)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 × 5 =